Posts

Tentang Curhat

Sesuai judulnya curhat, kali ini gua bukannya mau curhat tentang apapun, tapi kali ini gua bener-bener akan mendeskripsikan tentang curhat dari perspektif gua, alasan-alasan dibalik susahnya gua kalo disuruh curhat sama temen-temen gua. Yang bikin gua sadar kalo pemikiran gua selama ini tentang “curhat” itu salah.

Ok, let's begin :)

Curhat, akronim dari Curahan Hati. Hal yang paling sering orang lakukan waktu punya masalah yang ingin diceritakan pada orang-orang di sekitarnya.Seringkali orang bercurhat ria dengan teman, sahabat, atau kerabat dekatnya. Sebenarnya ngga ada yang salah sih sama yang namanya curhat.
Tapi gua adalah tipe orang yang ga akan bener-bener curhat kalo cuma buat sekedar cerita, gua akan mengeluarkan semua curhatan gua kalo memang gua udah stuck butuh solusi. Gua sempet berpikir (yang kalo gua pikir-pikir lagi ternyata selama ini pemikiran gua salah) kalo curhat tentang masalah-masalah kita kepada orang lain sama saja dengan memproklamirkan diri bahwa ki…

Pemuja Rahasia

Halo, ini cerita tentang pertemuan gua dengan sosok perempuan yang akan gua sebut sebagai “Mawar”, seseorang yang bikin gua percaya bahwa cinta pada pandangan pertama itu nyata. Dan padanya, gua merasa harus melabuhkan hati gua, yang sampai akhirnya perasaan gua harus berubah untuk mempercayai ungkapan bahwa “mencintai itu tidak harus memiliki”.

Gua memulai usaha pendekatan seperti biasa, memulai dengan chat yang kemudian berakhir dengan keluar dan makan bareng. Beberapa minggu gua jalanin dan gua merasa bahagia karena bisa sedeket ini sama orang yang gua suka. Chatting dari pagi sampai mau tidur, stalking akun instagram, dan jemput dia pulang kampus untuk sekedar ngajak makan malem bareng hampir udah jadi kegiatan rutin buat gua.

TAPI…… Gua adalah orang yang susah kapok. Gua pernah melakukan kesalahan sebelumnya yang kemudian kembali gua ulangi sekali lagi. Buat sebagian orang, gua bisa asik bercanda, gua bisa menciptakan topik-topik seru buat jadi bahan obrolan, dan bisa kreatif …

Dulu Tim, Kini Keluarga

Image
Futsal FMIPA bukan lagi sekedar sebuah tim, buat gua Futsal FMIPA adalah sebuah keluarga. Dua tahun terakhir gua memutuskan buat pegang tim ini. Tahun 2017 adalah awal gua memutuskan untuk menerima tantangan membangun tim futsal fakultas dimana gua meraih gelar akademisi sebagai sarjana sains. Hal yang aneh memang mengingat gua ga pernah membela tim FMIPA selama aktif jadi pemain. Bahkan setelah lulus pun gua lebih milih untuk melatih TPB, Fahutan, Fapet, FKH, FEM, dan tim yang membesarkan nama gua, UKM Futsal IPB.

Keputusan yang menurut gua agak nekat karena gua menerima pinangan mereka 2 minggu sebelum event OMI 2017 digelar. Berbekal pemain-pemain yang sebelumnya udah pernah gua latih yaitu Reza dan Puru, dan tambahan Pemain UKM yaitu Icang dan Ricky, gua melengkapi tim ini dengan memanggil sejumlah pemain hasil seleksi dan yang udah gua kenal sebelumnya. Di samping itu, gua juga minta bantuan Ilham sebagai pelatih kiper untuk membantu gua membentuk penjaga gawang yang tangguh, d…

Mari Bercinta dengan Kata

Harusnya, tak perlu capek capek dulu kupamerkan kamu pada dunia.
Karena kadang sesuatu yang paling kita banggakan suatu saat akan menjadi sesuatu yang paling kita relakan.
Iya, kamu yang kubanggakan dan harus kurelakan.

Nyatanya, melepaskanmu bukanlah sebuah akhir, rinduku masih berkelanjutan.
Sampai detik ini, sosokmu tetap menjadi sebuah permohonan, entah sebagai pasangan atau seseorang yang harus kurelakan (atau lupakan>).
Kita harusnya mengerti bahwa sejauh-jauhnya perjalanan adalah perjalanan untuk saling melupakan.
Dan saat hati ini menangis keras, engkau makin menambah bising dengan suara langkah yang menjauh.

Aku....
Mungkin ditakdirkan hanya untuk menjadi penikmat senyummu, bukan pemilik, apalagi untuk jadi penyebabnya.
dan Aku....
Tak cukup pandai untuk tahu bahwa untukku kau tak pernah punya cinta.
Karena saat kusadar kau telah benar-benar menyuruhku untuk berhenti berharap, pada saat hati ini merasa sakit, bodohnya otak ini tetap meyakinkan diri untuk bangkit.

Karena…

Tulisan Bodoh dari Pecinta Si Kulit Bundar

PEMBUKAAN Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak sega....*eh!

Lama juga ga nulis-nulis, sekarang mau mulai nulis lagi nih, gara-gara di kantor ga ada kerjaan jadi nya bingung mau ngapain, jadinya sekarang gw mau mengisi waktu dengan menuangkan sedikit apa yang gw pikirin ke dalam bentuk tulisan. Padahal gara-gara si Fato bikin tulisan gw juga jadinya kepengen kan
Baru aja gw denger kabar dari kampus kalau OMI 2015 (Olimpiade Mahasiswa IPB) piala dunianya IPB dah pokoknya dibekukan, gara-gara ada dua kubu fakultas yang terlibat bentrok fisik saat sedang berlangsungnya pertandingan. Penyebabnya jelas karena masing-masing tidak terima atas perlakuan dari kubu lawannya ngakunya mah mereka yang teraniaya, gw gatau siapa yang salah, kedua belah pihak punya pembelaannya masing-masing, dari sudut pandang yang gw bilang terlalu subjektif.
Di sini gw ga mau bahas bagaimana kelanjutan OMI nya, apa sanksi pada oknum nya, ato apapun lah yang ga bakalan ada habisnya itu. Yang mau gw bahas di s…

Jadi Pahlawan Bisa Lewat Sepakbola

SEA Games, sebuah ajang dua tahunan yg merupakan olimpiade olahraga negara2 di Asia Tenggara
di ajang ini Indonesia memang menyabet gelar juara umum dengan meninggalkan jauh Thailand, Malaysia, dan negara2 lain.
namun, ibarat sayur tanpa garam, juara umum ini terasa kurang lengkap jika tidak dilengkapi dengan gelar juara di ajang sepak bola

ya, sepak bola bagi masyarakat Indonesia merupakan olahraga yang menjadi olahraga favorit, tidak ada orang yg tidak kenal olahraga ini
olahraga yang kadang memicu perpecahan di antara bangsa Indonesia, dimana letak geografis memunculkan konflik antar pendukung klub2 sepak bola di Indonesia
kembali lagi, Indonesia gagal mendapatkan medali emas setelah dikalahkan dipartai final melalui drama adu pinalti, dan yg lebih menyakitkan lagi, yg mengalahkan kita adalah negara tetangga yg belakangan ini sering mencari "gara-gara" dengan negara kita, Malaysia
Namun, perjuangan mereka, telah memberikan angin segar di tengah kisruh sepak bola dalam nege…

Sepak Bola untuk KITA

sepak bola, siapa yang tidak kenal sepak bola?
olahraga paling populer sejagad, olahraga yang dapat menyatukan seluruh penjuru umat di dunia dalam satu bahasa, SEPAK BOLA

banyak orang yang sudah merasakan bagaimana rasanya bermain sepak bola, entah itu hanya senang-senang atau bahkan orang yang punya ambisi lebih pada olahraga yang membutuhkan fisik yang prima ini.
bagaimana tidak, sepak bola membawa kenikmatan tersendiri bagi para pecintanya, entah itu pemain, official, pelatih, sampai suporter yang setia mendukung tim yang disukainya.

saat bertanding, kita akan merasakan sensasi yang menggetarkan mental kita, banyak tekanan yang akan menghampiri kita, beban yang tersemat di pundak kita akan banyak nya harapan, bahkan tekanan itu muncul karena lambang yang ada di dada kiri kita, entah itu almamater, klub, bahkan lambang yang sangat saya idam-idamkan, GARUDA.

tapi ingat, sepak bola tidak ada hubungannya dengan apa yang tersemat di dada kirimu, sepak bola tidak ada hubungannya dengan harga …